Kepada Siapa Saja

Kepada Yth.
siapa
Di
mana saja

Salam,

Semoga Tuhan masih dan terus memberkati kita dengan kemampuan bertanya karena dengan pertanyaan peradaban mungkin akan terus berjalan.
Untuk mengawali tulisan ini saya ingin menyitir sebuah sabda dari Nabi, begini katanya hanya pada saat kau mengabaikanku sepenuhnyalah, maka aku akan kembali kepadamu. Sebenarnya ini bukan sabda dari nabi Muhammad seperti yang kamu kira sebelumnya, perkataan itu datang dari Zarathustra. Kamu mungkin belum mengenal siapa itu Zarathustra, lain kali kita akan bahas perihalnya.
Eh by the way, katanya kamu sekarang sudah jadi mahasiswa ya? Oke kalau begitu selamat! Sebab banyak dari kita yang tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikannya sampai tingkat perguruan tinggi. Kamu termasuk orang yang beruntung bisa meneruskan sampai kuliah.
Oh ya! Kenapa sih kamu tertarik untuk melanjutkan kuliah? Gengsi sama teman-teman kamu yang melanjutkan kuliah sementara kamu tidak? Atau disuruh sama orang tua? Padahal kamu sendiri sebenarnya tidak mau kuliah? Kamu pengennya kerja. Kenapa sih kamu kuliah?
Pertanyaan ini penting lo kawan! Sebab banyak mahasiswa yang tidak tahu maksud, tujuan dan motivasi dirinya kuliah. Kuliah ya kuliah aja, mengikuti trend. Masa setelah lulus SMA gak kuliah? Kan gak keren! Apakah kamu itu kuliah cuma mau keren-kerenan aja? Dia pikir kuliah itu persis ganti gaya mode rambut, mode celana dan yang lainnya.
Nah, karena kamu baru masuk perkuliahan, mendingan dilurusin dulu aja niat, tujuan dan motivasi kamu kuliah, biar bener hidup kamu nantinya. Nggak runyam! Nggak belibetan! Supaya tindakan-tindakan yang akan kamu lakukan nanti nggak sia-sia. Nggak buang tenaga percuma. Ingat kita hidup di zaman modern! Hidup di zaman serba efektif dan efisien. Masa kamu mau kembali jadi manusia purba?
Contohnya kamu itu lapar, tentu pengen makan bukan? Ya iyalah! Masa lapar pengen kentut? Ya bisa aja bukan, ada orang yang sudah kenyang kalau kentut? Jadi kalau lapar tinggal kentut. Nah kalau pengen kentut? Tinggal lapar aja. Beres!
Ketika kamu lapar kamu pasti cari makanan buat mengisi perut kamu bukan? Rangkaian tindakannya bisa seperti ini; kalau kamu punya uang, kamu tinggal keluar beli makanan pulang ke kosan/rumah. Kamu makan. Persoalan beres. Kamu kenyang. Tujuan kamu tercapai. Tetapi kalau kamu tidak punya uang, kamu mesti memikirkan bagaimana caranya buat dapatkan makanan. Kamu bisa minta ke teman, kalau nggak malu. Kalau malu? Cari cara lain dimana kamu bisa dapatkan makanan tetapi kamu juga tidak malu.

Ini menurut saya lho!
Iya! Misalnya kalau tujuan kamu kuliah cari perempuan. Dari mulai semester satu sampai semester-semester selanjutnya bahkan di sepanjang semester kamu mesti fokuskan perhatian kamu pada tujuan ini. Begini trik-trik nya. Di jidat kamu mesti ditulis besar-besar bahwa TUJUAN KAMU KULIAH ADALAH CARI PEREMPUAN.

Jadi teu kabawa ku sakaba-kaba, kalau ada temen yang mengajak kamu kuliah? Jangan dulu mau, cek dulu apa perempuan juga pada kuliah? Kalau tidak? Jangan. Mending kamu ikut kuliah di kelas lain yang banyak perempuannya. Misalnya, kamu kuliah di jurusan A, kebetulan di jurusan A ini sedikit perempuannya, sebisa mungkin kamu pindah jurusan ke jurusan yang banyak perempuannya. Kalau nggak bisa? Apa boleh buat, sehabis kuliah kamu mesti kerja keras

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s