Melukis Kosong


kugurahkan pena
terlukis kibar keadaan
duduk termangu
menunggu

tak ada hati untuk dicela
tak ada ‘bari untuk mencerca
hanya segenap diri menerima

duduk semakin tenggelam
menikmati suasana menyelam

lirik daun bergoyang menatap angin mesra
langit sangat mencintai bumi mentaripun menyapa
semesta mengkhidmati pencipta mencium manusia

pagi ini
udara berhembus
sebelah kiri-kanan
belakang-depan
atas bawah

kuminta ‘dara
tuk membantu pasrah
kuminta darah
membantu tuk menyerah

perjalanan ini
masih panjang
semoga pagi secerah ini terus terpandang
sedia hati menyiap kalah

semoga aku menjadi diriku.

16/07/06

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s