Aku, Sayur Sop dan Blog.

Tentu seorang lelaki tidak diharamkan untuk memasak, makanya aku nekad beli seperangkat alat sop dari supermarket, sekalipun para pelayan perempuan itu terus menerus nyerengeh melihatku ketika mengambil sebungkus sayur sop.
Tapi ketika di perjalanan aku jadi bingung? Gimana masaknya? Soalnya gak ada “manual book”-nya sih. Lha ieu buncisna di gimanain? Kentangnya? Wortelnya. Inilah catatanku mengenai eksperimen sayur sop.

Kegagalan pertama dalam masak sayur sop : pakailah daging hayam, daging sapi, macaroni, ataw setidaknya telor puyuh yang di kulub terlebih dahulu. Jangan sekal-kali anda menggunakan telor ayam apalagi sapi, karena itu akan membuat sayur sop anda pasedek-sedek, berdesakan.
Kesalahan kedua dalam masak sayur sop : suir suirlah lapisan engkol tapi jangan mengirisnya, jika anda melakukan itu, anda akan mendapati sayur sop anda tak lebih dari sebuah adonan bala-bala yg pake air. Itu tak baik buat kesehatan mata. Seperti runtah d pasar.
Kesalahan ketiga  dalam memasak sayur sop : anda boleh menggunakan gula putih dan garam sebgai pengganti petsin guna mendapatkan rasa gurih, sebab  perpaduan gula putih dan garam memang memberikan rasa gurih pada masakan. Tapi sekali-kali anda pernah terlintas dalam benak anda untuk menggunakan gula merah, karena itu akan merubah jenis masakan yang anda masak dari sayur menjadi kolek.
Kesalahan keempat sarapan dengan sayur sop; sekalipun ada suka banget sama sayur sop, tapi anda jangan memaksakan buat sarapan dengan sayur sop yang di masak kemarin, apalagi menjadikan mie instan sebagai makanan subtitusi nasi lantas menggodog-kannya bareng-bareng. Gurih emang, enak iya. Tapi lihat reaksi beberapa menit selanjutnya; anda akan katarajang penyakit ‘stomache’ (nyeuri beteung).
Rekayasa sayur sop: bagi anda yg bosan merasakan sayur sop yang itu-itu aja, anda harus coba variasi baru. Caranya gampang! Pertama-tama godogkan mie instan sesuai selera, kemudian gebruskan bahan-bahan sayur sop (mulai dari wortel, engkol, buncis, kentang dan lain). Jadi deh sayur sop dengan rasa nekad.
Referensi sayur sop; seperangkat sayur sop di supermarket harganya Rp. 1750 sayurnya segar-sear tapi agak mahal. Kalau di si mba yang lewat jam sembilan harganya Rp. 1000 agak kotor sih dan gak konsisten kadang-kadang kentang nya gak ada,  d ganti ama buncis,tp murah. Nah kalau dari si ibu yang lewat jam sebelasan , lebih murah! Cuman Rp. 750, tapi geus pareot siga nu dagangna. Munding nu mana ya?
Validitas sayur sop: Bener kan? Ceuk saya oge, nu jam sebelsan mah, murah, pareyot tapi rada konsisten ngan rada Bid’ah wortel na terlalu banyak.
Variasi sayur sop; belilah seperangkat sayur sop, tapi jangan memasaknya jadi sayur, coba variasi lain. Ngingkig beli telor. Nah godogkan bahan2 sayur sop itu seperti biasa, setelah beres kemudian tiriskan. Pecahkan telor yang tadi kamu beli di dalam mangkuk, terus masukan sayuran yang udah kering tadi. Aduk rata, masukan segala macam bumbu sayur sop. Kemudian goreng bahan-bahan tadi, jadilah “Manipulasi Sayur Sop”. 
Rasanya anda tidak akan menyangka!
 
 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s