The Devil’s Advocate (1997)

Saya pikir film ini, bakal jadi film drama an sich, yang menyuguhkan hiruk pikuk air mata karena desakan dan cobaan hidup, sebetulnya anggapan saya itu masih bertahan sampai pertengahan cerita apalagi ketika istri Lomax (Keanu Reeves), mengatakan “Aku tahu kita punya uang, dan seharusnya menyenangkan, tapi tidak! Ini seperti ujian, semua ini seperti ujian yang besar. Demi Tuhan, aku kesepian.”

Drama! Ini pasti drama. Lomax seorang pengacara dari kota kecil Florida pindah ke NY, apa lagi yang bakal terjadi? Terlebih ketika Lomax berada di kantor Milton (Al Pacino) dia melihat seorang perempuan sexy memakai baju merah. Lengkap sudah. Bakal terjadi perselingkuhan, pikir saya gitu.

Cerita terus berlalu, Lomax di beri sebuah kasus yang sedikit berat menangani tersangka pembunuhan. Dan istri Lomax, Marry Ann (Charlize Theron) mulai melihat penampakan-penampakan aneh, semua teman-teman kerja Lomax, suaminya dalam penglihatan Marry berubah menjadi monster. Cerita nya sedikit menyimpang di luar dugaan saya. Saya jadi bertanya-tanya, apa makna Devil di dalam judul tersebut, makna kiasan? atau makna real?

Devil adalah iblis, apakah hanya diartikan sebagai seorang manusia yang bertindak keji? Atau real, nyata iblis? Seperti film-film horror? Sejenak saya jadi teringat film Keanu yang lain, gaya doi memang khas selama nonton film ini, saya gak bisa menghapus image doi dalam film Matrix, tapi bukan film itu yang saya ingat, film lainnya, Constantine, apa iblis-iblis semacam itu ya?

Saya masih tidak tahu, cerita berlalu, Marry Ann semakin menjadi-jadi, setelah kasus Cullen kasus berta tentang pembunuhan selesai, Lomax dikejutkan dengan tingkah istrinya yang aneh sampai dibawa ke RSJ. Ibu Lomax hadir, dan yang paling rumit, ibu Lomax bilang bahwa Milton itu adalah ayahnya!

Ini sedikit di luar harapan saya yang masih menginginkan film ini jadi drama, tapi kok jadi horor jadi-jadian gini? Saya ikuti ceritanya. Marry Ann malah bunuh diri, sedikit sadis, ia menggorok lehernya sendiri dengan kaca yang terbelah. Kok bisa?? Kok bisa sutradara membunuh sosok Marry Ann tanpa pertimbangan? Setelah kejutan Milton sebagai ayahnya, Marry An mati. Lomax mendatangi Milton, dan disinilah semua kejanggalan terjadi, perempuan sexy yang diincar oleh Lomax itu ternyata adik tirinya! Whualah? Dan Milton, ayahnya itu ternyata setan, Lucifer. Iblis. Waduh.

Tapi syukurlah, ketika itu, Lomax bunuh diri. Dan ekspektasi terhadap film ini lumayan terobati dengan seketika, ketika Lomax tersadar di toilet ketika pertama kali film ini di mulai.

Untuk Quote, saya pikir film ini selain yang saya sebutkan di atas, quote nya terhitung sedikit, mungkin yang masih membekas adalah ucapan Milton, sebagai Iblis, doi bilang, “Kesombongan adalah dosa favoritku.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s