Hari Keempat (2)

yang sengaja tersisa dalam ingatan;

1) Tentang ustadz menindih kepala orang lain ketika ceramah, rame di siarkan di televisi, di facebook pun sama, caci maki tentang tidak pantasnya doi disebut sebagai ustad, sesaat berlalu.

2) kekerasan seksual di JIS yang cukup menyiksa hati, setelah itu bermunculan kasus serupa di pelbagai macam daerah, malah lebih sadis dengan korban yang lebih banyak, semua ribut ngomongin tentang biadabnya perlakuan tersangka, bahkan ada yang bunuh diri ketika dalam proses investigasi, luarbiasa ramenya, tivi-tivi juga menayangkannya, tersedot perhatian kesana untuk beberapa saat, dan berlalu…

3) (langsung loncat ke isu Pilpres dan semua sub menunya), caci maki–sekalipun mereka masih enggan disebut caci maki– sinisme satu pendukung dengan pendukung lainnya, dari yang sopan sampai yang brutal. Sekarang masih berlangsung… bertabrakan dengan simpang siur berita piala dunia dan sangat kebetulan bertepatan dengan bulan ramadhan. Semua trending topic menguat di bulan ini, sembako naik, isunya gak terlalu kenceng, masih kalah sama pilpres, suasana romadon juga gak terasa kuat, masih kuat pilpres, piala dunia juga demikian, rasanya masih kuat pilpres. isu ini masih kuat, mungkin sampai ketika pemilihan nanti, beresnya.

Tapi yang jelas semuanya pasti berlalu. Semua itu akan kita lupakan, tapi tidak dengan kehidupan sederhana yang kita jalani sehari-hari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s