Inilah Alasan Kenapa Kamu Harus Mendengarkan Boyce Avenue

Pertama kali saya tahu Boyce Avenue itu 4 tahun silam saya lihat folder di komputer kawan nama foldernya Boyce Avenue, saya tanya ini grup band apa? Saya termasuk suka semua musik, kok gak tahu? (untuk ukuran seperkawanan saya saja). Dibilangnya itu cover.

Saya lewatkan folder itu dan tak pernah saya sentuh-sentuh lagi, karena menurut saya cover itu murahan, lebih baik dengar penyanyi aslinya saja, apapun itu, kan lebih bagus yang asli ya? Ketimbang yang bukan. Pandangan itu kuat selama bertahun tahun.

Sampai kawan, berkomentar di salah satu status saya di facebook, begini, You shoot me down but I won’t fall. Komentar nya bagus, pikir saya. Kok bisa dapat kata-kata yang bagus gitu? Saya gugling di yahoo. Dan nemu! Ternyata itu lirik lagu, ya. David Guetta ft Sia, berjudul Titanium 

Lagu nya enak, enerjik penuh optimismeu. Tapi terlalu keras bagi saya waktu itu, saya sedang pengen cari yang mellow, dan takdir menemukan saya dengan Bocye Avenue lagi, saya coba dengarkan versi mereka, ini dia video klipnya; 

Hasilnya luarbiasa! Lagu versi Boyce Avenue lah yang saya dengar berulang-ulang. Ini mengagumkan, bagaimana mereka menerjemahkan lagu yang berisik, dang ding dong menjadi sangat halus dengan tidak meninggalkan nafas lagu awalnya. Kalau bukan karya profesional, karya siapa lagi ini? 

Selepas lagu itu, saya cari lagu-lagu yang lain yang mereka cover, saya menemukan lagi lagu Mirror, Justin Timberlake. Tidak gagal! Karya-karya mereka awesome. 

Masih ada deretan lagu lain yang sering saya dengar, kali ini saya sedang enak dengar Age of Worry nya John Mayer. 

Bagi kamu yang masih suka nyinyir pada lagu-lagu cover, bertaubatlah! Berikut ini beberapa alasan kenapa kamu harus mendengarkan Boyce Avenue, saya rangkum dari sini dan tentu saja saya komentari mana yang menurut saya pas dan gak.

1. Because they cover songs like no one else.

Ini saya sepakat, lagu mereka original, bahkan banyak lagu yang saya suka, versi mereka ketimbang versi aslinya, seperti Age Of Worry-nya John Mayer, saya bahkan tak tahu bagaimana lagu John Mayer itu kalau bukan berkat Boyce Avenue. Tapi ini tidak semuanya, ada yang saya suka versi asli, ketimbang cover. Sebetulnya, ini tidak bisa di generalisir bisa jadi, mana yang pertama kali di dengar. Biasanya yang pertama kali di dengar suka lebih enak. Tapi, kadang tergantung selera juga.

Alla kulli hall menurut saya, mereka berhasil membuat sesuatu yang berbeda, ada beberapa citarasanya sangat beda dari lagu aslinya,

2. And their original songs are awesome, too.

Sampai saya menulis ini, sebetulnya saya juga kurang tahu, lagu asli mereka itu yang mana saja, saya gugling lagi, ada lagu Every Breath. Saya kurang suka, dalam bayangan saya lagu mereka bakal akustik banget, ternyata gak, ngerock juga.

3. They started their own label.

Dalam esensi, sebetulnya ini gak pengaruh apa mereka pake label sendiri atau tidak, karena saya sepakat, mutiara akan tetap mutiara sekalipun ada di dalam selokan, cuma masalah waktu saja untuk menemukan mereka. Kalau label major tentu saja, publikasi sangat cepat, berbeda dengan label sendiri, yang publikasinya sangat terbatas.

4. Alejandro has the voice of an Angel.

Ini juga benar adanya. Suara vokal memang enak, dan sialnya bisa menyatu dengan lagu manapun.

5. So do Fabian and Daniel.

Siapa mereka? Bercanda. Oh yang dua itu lagi namanya Fabian dan Daniel (yang mana fabian yang mana daniel juga saya masih tak tahu). Tapi okelah, pendapat ini benar adanya. Mereka semua bisa nyanyi.

6. They like to work with other rising artists.

Ini masalah publikasi. Bukan kualitas karya mereka, kalau kualitasnya jelek, mau kerjasama dengan arti papan atas pun tetap aja jelek.

7. They own YouTube.

Ini masih soal publikasi. Kurang kuat hanya dengan alasan ini kamu dengar lagu-lagu mereka.

8. They were vocal coaches on The X-Factor.

Ini menunjukkan bahwa mereka berkualitas. Buktinya jadi mentor vokal di The X Factor. Bukan yang lain.

9. They’re friends with One Direction.

Ini menjijikkan. Seharusnya kamu dengar One D kalau suka sama mereka, jangan malah Boyce Avenue. (Saya mulai merasa orang yang bikin list ini fans 1D)

10. They tour all the time.

Buktinya saya, dengar lagu mereka, sekalipun belum pernah lihat tour ke Indonesia.

11. Fabian owns a design studio and clothing line.

Apa hubungannya?

12. Daniel really likes social media.

Alasannya sudah mulai tidak masuk akal

13. They talk to themselves online.

Makin tidak masuk akal.

Itulah alasan-alasan kenapa kamu harus dengar Boyce Avenue. Tentu saja banyak alasan juga untuk tidak mendengarnya. Tapi cobalah, tak ada ruginya mendengar lagu dengan tafsir band yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s